Shalat

Jumat, 01 Maret 2013

TERJADINYA PERISTIWA G 30 S/PKI

   

        TNI angkatan Darat dianggap oleh PKI sebagai penghalang utama untuk mewujudkan cita-citanya , yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara komunis . Oleh karena itu , PKI merencanakan suatu tindakan untuk menghabisi para perwira Angkatan Darat . Pada tanggal 30 September 1965 dini hari yang dipimpin olhe Letkol Untung melakukan tindakan penculikan dan pembunuhan .

         Dalam peristiwa tersebut , Jenderal A.H Nasution yang menjadi sasaran G 30 S/PKI berhasil meloloskan diri , tetapa ajudannya Lettu Pierre Tendean ditangkap & Putrinya Ade Irma Suryani tertembak di dadanya .
         Dalam pemberontakan tersebut , PKI berhasil menguasai 2 sarana komunikasi , yaitu kantor pusat RRI & Kantor telekomunikasi . PKI selanjutnya menyiarkan pengumuman tentang gerakan 30 September , YAITU :



  1. PKI telah melakukan gerakan yang ditujukan kepada para perwira tinggi anggota Dewan Jenderal yang akan melakukan kudeta terhadap pemerintah
  2. Mengeluarkan dekrit pembentukan Dewan Revolusi
  3. Mendemisioner Kabinet Dwikora
  4. Menghapus pangkat jenderal dan pangkat tertinggi dalam ABRI dan menggantinya dewan Letnan Kolonel
Selain di Jakarta , PKI juga melancarkan pemberontakan di Jateng & Yogyakarta . PKI melakukan pembunuhan terhadap Kolonel Katamso (Komandan Korem 072/Yogyakarta) dan Letkol Sugiyono (Kepala Staf Korem 072/Yogyakarta) Ke2 perwira tersebut dibunih karena keduanya secara tegas menolak berhubungan dengan Dewan Revolusi

Vote

0 komentar:

Poskan Komentar